• Jl. Raya Karangploso KM. 4
  • 0341-491447, WhatsApp 0812-5223-3447
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
    • Indeks Kepuasan Masyarakat
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
80 dilihat       14 Juli 2026

Koordinasi dan Sosialisasi Teknologi PM-AAS Perkuat Upaya Swasembada Pangan Berkelanjutan di Kediri

Upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan terus diperkuat melalui penerapan inovasi teknologi pertanian modern. Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, peningkatan produktivitas pertanian menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Salah satu inovasi yang terus didorong adalah penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS), sebuah model budidaya padi modern yang mengintegrasikan teknologi pertanian maju guna meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta optimalisasi penggunaan sarana produksi. Melalui penerapan teknologi ini, produktivitas padi diproyeksikan meningkat dari rata-rata sekitar 5,6 ton per hektare menjadi minimal 10 ton, bahkan berpotensi mencapai 12,4 ton per hektare.

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program tersebut, Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS) selaku penanggung jawab pengawalan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kota Kediri menyelenggarakan kegiatan Koordinasi Upaya Peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Sosialisasi Teknologi PM-AAS. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus meningkatkan pemahaman para penyuluh dan pemangku kepentingan terhadap penerapan teknologi pertanian modern dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri, Ir. Un Achmad Nurdin, M.M., Tim BRMP Tanaman Pemanis dan Serat selaku PJ swasembada pangan Kota Kediri, Koordinator Tim Kerja (Katimker) Penyuluhan Kota Kediri Badrun Najad, S.P., para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), perangkat kelurahan, Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Pada kesempatan tersebut, Ardiansyah, SST dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jawa Timur hadir sebagai narasumber dan memaparkan konsep penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS). Ia menjelaskan bahwa PM-AAS merupakan pendekatan budidaya padi berbasis modernisasi yang mengedepankan mekanisasi, pemanfaatan teknologi presisi, penggunaan benih unggul, serta pengelolaan budidaya yang lebih efisien sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Kediri, Ir. Un Achmad Nurdin, M.M., dalam arahannya menekankan pentingnya memperkuat kekompakan, koordinasi, dan sinergi seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan dalam mendampingi petani. Menurutnya, keberhasilan pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) dan peningkatan produksi pangan tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kolaborasi yang solid antara penyuluh, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian.

Melalui kegiatan koordinasi dan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama dalam mengawal implementasi teknologi PM-AAS di lapangan sehingga mampu mempercepat peningkatan produktivitas padi, mendukung pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT), serta memperkuat terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Kota Kediri.

Prev Next

- BRMPTAS


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP TAS Perkuat Sinergi Hulu-Hilir pada Panen Bersama Tembakau di Bangkalan
    08 Sep 2026 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Mengenal Linum: Superfood Tersembunyi Kaya Nutrisi yang Siap Jadi Komoditas Masa Depan Indonesia
    04 Sep 2026 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Mentan Amran: PM-AAS Gandakan Hasil Panen, Pendapatan Petani Ikut Naik
    02 Sep 2026 - By BRMPTAS
  • Thumb
    PM-AAS Dorong Produktivitas Padi Capai 12 Ton per Hektare di Serdang Bedagai
    14 Agu 2026 - By BRMPTAS
  • Thumb
    Bimtek Pengendalian OPT Perkuat Produktivitas Padi dan SPB di Kota Kediri
    12 Agu 2026 - By BRMPTAS

tags

BRMPKEMENTAN BRMPPEMANIS BRMPPERKEBUNAN BRMPTAS BrMP

Kontak

0341-491447, WhatsApp 0812-5223-3447
0341-485121
[email protected]

Jl. Raya Karangploso KM 4, Kotak Pos 199,
Kepuh Utara, Kepuharjo, Kec. Karangploso,
Kab. Malang, Jawa Timur
Indonesia
65152

https://tanamanpemanis.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat. All Right Reserved